Laman

Senin, 17 September 2012

Ini Dia Jam Biologis Tubuh Sepanjang Hari

Tubuh memiliki jam biologis yang mengatur berbagai fungsi organ sepanjang hari agar bekerja sesuai ritme yang telah ditentukan. Mulai dari jantung, usus hingga sistem hormonal mengalami perubahan sejak pagi hari hingga tengah malam. 

Berikut ini beberapa perubahan ritme tubuh yang terjadi sepanjang hari, seperti dikutip dari Slimseeker, Senin (18/4/2011). 

Pukul 1-2 dinihari: Fase tidur paling lelap 
Pada jam-jam tersebut, aktivitas berbagai sistem organ banyak yang diistirahatkan. Namun bagi yang hamil, produksi progesteron akan meningkat sehingga peluang untuk melahirkan pada tengah malam selalu lebih tinggi. 

Pukul 4-5 pagi: Suhu tubuh paling rendah 

Pukul 5-6 pagi: Peningkatan tekanan darah paling tajam 
Produksi melatonin atau hormon yang memicu rasa kantuk mulai berhenti, sementara tekanan darah meningkat paling tajam dibandingkan waktu lainnya. Produksi kortisol atau hormon stres meningkat sehingga otak siap untuk bekerja seharian, namun peningkatannya tidak sampai memicu stres. 

Pukul 7 pagi: Hormon seks meningkat 
Peningkatan testosteron pada pria maupun wanita terjadi pada pagi hari, sehingga mampu membangkitkan gairah seks. Karena itu, pagi hari adalah waktu yang tepat untuk bercinta

Pukul 8 pagi: Pergerakan usus meningkat 
Jam ini cocok untuk buang air besar (BAB) pada pagi hari. Karena pada jam ini adalah proses alamiah, yakni terjadi pergerakan usus paling tinggi pada waktu tersebut. Pengukuran berat badan paling akurat dilakukan pada pagi hari setelah buang air besar. 

Pukul 9 pagi: Metabolisme paling tinggi 
Waktu yang tepat untuk sarapan pagi adalah sekitar pukul 9 karena ada peningkatan metabolisme. Artinya lemak-lemak yang diserap dari makanan pada waktu-waktu tersebut tidak akan banyak yang menumpuk. 

Pukul 10-11 siang: Kewaspadaan tinggi 
Ibarat mesin diesel, tubuh dan pikiran sudah panas dan mencapai kondisi ideal untuk beraktivitas saat menjelang siang. Tingkat kewaspadaan tinggi, jarang ada yang mengantuk kecuali memang sedang kurang tidur. 

Pukul 11-2 siang: Stres meningkat 
Jeda istirahat dibutuhkan untuk memberi kesempatan bagi tubuh dan pikiran untuk menyegarkan diri. Makan siang di luar bisa menyegarkan pikiran, sekaligus membiarkan tubuh terkena sinar matahari yang bisa memperkuat sistem kekebalan tubuh. 

Pukul 2-3 siang:  Koordinasi terbaik 
Melakukan banyak hal sekaligus atau multitasking paling cocok dilakukan pada siang hari, karena kemampuan otak untuk melakukan koordinasi berada pada titik tertinggi. Di sisi lain, proses pencernaan makanan belum selesai sehingga kemampuan fisik agak berkurang. 

Pukul 3-5 sore: Denyut jantung paling stabil 
Jika ingin berolahraga, sore hari adalah waktu paling tepat karena level adrenalin berada di level tertinggi. Selain itu, denyut jantung dan tekanan darah paling stabil sehingga cocok untuk melakukan aktivitas fisik. 

Pukul 5-8 sore: Proses pembuangan racun 
Fungsi hati dalam memproses racun-racun sisa metabolisme paling tinggi pada sore hari, sehingga perlu didukung dengan minum air putih. Keinginan untuk ngemil juga tinggi karena kemampuan indra penciuman (hidung) dan perasa (lidah) meningkat. 

Pukul 8-10 malam: Metabolisme dan pergerakan usus berkurang 
Karena aktivitas fisik berkurang, maka pembakaran energi tidak banyak terjadi di malam hari. Artinya jika makan di malam hari, maka cadangan energi yang disimpan dalam bentuk lemak juga akan semakin banyak.

Pukul 10-11 malam: Hormon seks meningkat lagi 
Dibandingkan pagi hari, peningkatan libido atau gairah seks pada malam hari tidak terlalu tinggi karena secara fisik sudah kelelahan. Namun peluang terjadinya ovulasi dan pembuahan paling tinggi pada hubungan seks malam hari menjelang tidur ketimbang pagi hari.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berita Populer