Laman

Tampilkan postingan dengan label Sexual health. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sexual health. Tampilkan semua postingan

Selasa, 01 Januari 2013

Ketahui Efek Positif Melakukan Masturbasi

Mengingat jadwal yang sibuk, banyak pasangan suami istri tak sempat melakukan hubungan intim. Dan mungkin, tepat rasanya jika pria maupun wanita menikah memilih untuk menikmati seks solo atau masturbasi.

Seperti diberitakan Times of India, 94 persen pria dan 89 persen wanita masih melakukan masturbasi secara teratur. Aktivitas 'melayani' diri sendiri ini pun memang memiliki sejumlah manfaat bagi kesehatan, tentunya, jika dilakukan secara moderat.

Dan jika tidak dilakukan secara berlebihan, masturbasi, juga tidak menyebabkan kerugian apapun untuk tubuh. Jika Anda masih takut memanjakan diri dengan masturbasi, berikut, ada lima alasan mengapa Anda harus melakukan masturbasi.

Masturbasi menyehatkan

Masturbasi adalah salah satu cara terbaik untuk tetap sehat dan memiliki banyak manfaat kesehatan. Melakukan masturbasi secara tak berlebihan dapat menyembuhkan penyakit seperti insomnia, kecemasan, stres,kram menstruasi, depresi, dan bahkan dapat merangsang sistem kekebalan tubuh Anda. 

Beberapa penelitian mengatakan, kegiatan ini juga merupakan bentuk olahraga yang mampu membantu membakar beberapa kalori. 

Rasanya menyenangkan
Berfantasi saat melakukan masturbasi diyakini begitu menyenangkan. Jadi, berfantasi tentang berhubungan seks dengan selebriti, bintang porno, orang asing, dan apapun yang bisa membuat Anda merasa bahagia, tentu akan membuat Anda merasa lebih baik. Dengan masturbasi, Anda dapat memiliki salah satu orgasme terbesar dalam hidup Anda.

Masturbasi aman

Melakukan masturbasi 100 persen aman. Anda tak perlu khawatir mengalami kehamilan  atau khawatir mengalami penyakit menular seksual. Masturbasi tidak seperti melakukan hubungan intim antara pria dan wanita. Ini, tentang bagaimana Anda membahagiakan diri sendiri. 

Secara mental, Anda dapat bermain berbagai macam fantasi. Hal ini berguna agar Anda lebih paham akan hal apa saja yang harus Anda lakukan demi memperoleh kepuasan.

Pada beberapa wanita yang bermasalah dengan gairah atau orgasme, masturbasi memberi manfaat untuk mencintai diri sendiri serta mengenal tubuh lebih baik. Anda dapat melakukannya dengan menggunakan alat bantu. Tapi, bukan tak mungkin juga, Anda bisa menikmatinya bersama pasangan.

Masturbasi adalah tindakan alami
Masturbasi adalah hal yang normal, dan itu adalah tindakan alami. Ini adalah bentuk umum dari autoeroticism yang merupakan teknik latihan merangsang diri sendiri secara seksual melalui stimulus internal. Jadi, lupakan mitos dan kesalahpahaman tentang masturbasi. Ini tidak akan menyebabkan kemandulan, kelemahan seksual atau kehilangan libido. 

Masturbasi meningkatkan hubungan seksual
Anda bisa belajar banyak hal dari masturbasi. Hal ini dapat meningkatkan hubungan seksual Anda dengan pasangan Anda. Dengan melakukan seks solo, wanita pun dapat mengeksplorasi tubuh mereka sendiri melalui masturbasi, mereka dapat menentukan apa yang bisa membuat wanita merasa terpuaskan dan bisa berbagi dengan pasangan. Melakukan masturbasi, adalah pengalaman yang menyenangkan.
Read More..

Sabtu, 03 November 2012

Waspada Cedera yang Sering Terjadi Usai Bercinta

Seks bisa jadi datar-datar saja atau liar, tergantung pada gairah kedua pasangan. Saat bercinta mungkin Anda tidak sadar bahwa tubuh penuh dengan luka-luka atau memar, namun usai melakukannya barulah terasa.

Berikut beberapa cedera yang kerap terjadi saat bercinta, seperti dilansir Boldsky, Sabtu (20/10/2012):

1. 'Gigitan cinta'
Saat gairah sedang tinggi-tingginya, Anda atau pasangan bahkan tidak sadar melakukan gigitan yang benar-benar menyakitkan. 'Gigitan cinta' atau biasanya dikenal dengan cupang dapat terlihat merah dalam beberapa hari atau seminggu.

Mulut memiliki berbagai jenis bakteri, yang dapat menular. Jika menjadi bengkak, merah atau mengeluarkan nanah, maka jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter. Anda mungkin membutuhkan antibiotik.

2. Bekas goresan kuku
Banyak wanita yang tanpa sadar menggaruk punggung pasangannya saat berhubungan seks, terutama pada saat mencapai orgasme. Jika hanya goresan kecil dapat disembuhkan dengan menggunakan body lotion atau pelembab.

3. Kram paha
Seks adalah olahraga. Selama melakukan hubungan seks, paha, perut, otot-otot panggul dan lengan bergerak berlebihan. Setelah sesi panjang, Anda dapat mengalami kram di paha atau kaki bagian atas. Sakit ini bahkan dapat membuat Anda sulit untuk berdiri.

Satu-satunya obat untuk itu adalah bersantai atau meregangkan otot-otot. Lakukan 30-45 menit latihan otot paha, agar otot tidak kaku saat diajak bercinta.

4. Lecet di penis
Terlalu sering atau lama berhubungan seks dapat menyebabkan lecet-lecet kecil di penis, karena terlalu banyak mendapatkan tekanan. Jika penis mulai bengkak atau nyeri saat disentuh, hindari menggosoknya selama 2-3 hari karena bisa menyebabkan penis patah. Gunakan es untuk kompres dan libur untuk aktivitas seks untuk sementara waktu.
Read More..

Tipe-tipe Perempuan yang Tidak Bisa Merasakan Orgasme

Setiap orang pasti ingin mencapai orgasme saat melakukan hubungan seks. Tapi sayangnya beberapa perempuan tidak bisa mencapai kondisi ini. Ada beberapa tipe perempuan yang tidak bisa merasakan orgasme.

Orgasme adalah perasaan kenikmatan fisik yang intens dan pelepasan ketegangan yang disertai dengan kontraksi ritmik dari otot dasar panggul. Tak selamanya perempuan yang mencapai orgasme bisa dideteksi atau mengeluarkan suara.

Kesulitan atau tidak bisa mencapai orgasme setelah mendapat rangsangan seksual yang cukup disebut dengan istilah medis anorgasmia. Kondisi ini lebih umum dialami oleh perempuan.

Berdasarkan definisi, gejala utama dari anorgasmia adalah ketidakmampuan seseorang untuk mencapai orgasme atau mengalami penundaan yang lama dalam mendapatkan puncak kenikmatan seks ini.

Namun sebenarnya ada beberapa jenis dari anorgasmia yang bisa dialami oleh perempuan, seperti dikutip dari Mayoclinic, Senin (29/10/2012) yaitu:

1. Primary anorgasmia
Jenis ini berarti seseorang tidak akan pernah mengalami orgasme.

2. Secondary anorgasmia
Jenis ini berarti seseorang dulu pernah bisa mencapai orgasme, tapi sekarang ia kesulitan mencapai klimaks tersebut.

3. Situational anorgasmia
Jenis ini berarti seseorang hanya bisa mengalami orgasme dalam keadaan tertentu saja, misalnya selama oral seks atau masturbasi. Hal ini paling umum dialami oleh perempuan, sebagian besar perempuan mengalami orgasme yang berasal dari stimulasi klitoris.

4. General anorgasmia
Jenis ini berarti seseorang tidak bisa mengalami orgasme dalam situasi apapun atau dengan pasangan seksual manapun.

Puncak kenikmatan seks ini adalah suatu reaksi yang benar-benar kompleks dan melibatkan banyak faktor mulai dari fisik, emosional dan psikologis. Jadi, jika seseorang memiliki masalah pada salah satu faktor tersebut bisa mempengaruhi kemampuannya untuk mencapai orgasme.

Jika aktivitas seksual ini membuat seseorang merasa tertekan, sebaiknya buatlah janji dengan dokter. Umumnya dokter akan menanyakan terlebih dahulu gejala yang dirasakan, lalu mengenai riwayat seksual dan juga penyakit yang pernah dimiliki oleh pasien.

Berdasarkan informasi ini, dokter nantinya dapat mengetahui kondisi apa yang mendasarinya. Nantinya perawatan yang diberikan bisa sekadar perubahan gaya hidup, pemberian terapi atau perawatan kombinasi.
Read More..

Ini Bedanya Orgasme Pada Pria dan Wanita

Saat melakukan hubungan seksual, orgasme tentu menjadi 'tujuan akhir' pasangan. Tapi tidak seperti pada pria, wanita cenderung lebih sulit merasakannya. Tak hanya itu, orgasme pada pria dan wanita ternyata juga berbeda.

Secara perubahan fisiologis, orgasme pada pria dan wanita hampir tidak ada bedanya. Tapi meskipun mirip dalam beberapa hal, ada perbedaan antara orgasme pria dan wanita.

Berikut beberapa perbedaan orgasme pada pria dan wanita, seperti dilansir about.com, Sabtu (3/11/2012):

1. Orgasme wanita memiliki efek mengisap sperma menuju sel telur (ovum) di tuba falopi.

2. Wanita dapat mengalami orgasme untuk jangka waktu lebih lama dibandingkan pria.

3. Secara umum, wanita lebih mampu dengan cepat kembali ke orgasme menyusul orgasme awal. Dengan kata lain, wanita cenderung lebih mudah mengalami multiple orgasme (orgasme berulang kali).

Secara fisik, orgasme pada pria dan wanita juga berbeda. Orgasme atau puncak kepuasan seksual pada pria ditandai dengan ejakulasi atau menyemprotnya cairan semen yang mengandung sperma, tapi pada wanita tidak ditandai dengan keluarnya cairan vagina sebanyak ejakulasi pada pria.

"Pada wanita lubrikasi yang membuat vagina basah merupakan tanda wanita terangsang dan siap bersenggama. Namun jika orgasme, wanita mengalami vagina spasm, di mana penis akan merasakan tekanan dengan ritmik seperti diremas dan dilepaskan beberapa kali," jelas Zoya Amirin, M.Psi, psikolog seksual dan pengajar di Fakultas Kesehatan Masyarakat UI, dalam konsultasi kesehatan detikHealth.

Selain itu, hasil scan otak wanita dan pria saat orgasme menunjukkan perbedaan yang nyata dalam cara masing-masing mencapai kenikmatan seksual.

Para ilmuwan di Belanda menemukan perbedaan mencolok dalam cara pria dan wanita memandang seks. Pria menilai kebutuhan rangsangan fisik merupakan faktor utama untuk mencapai orgasme, sedangkan orgasme wanita berasal dari rasa nyaman, santai dan tanpa kecemasan.

Bagi wanita, suasana hati, kenyamanan dan rasa kedekatan memainkan peran yang jauh lebih besar dibandingkan rangsangan fisik pada zona erotis untuk mencapai orgasme.

Scan otak pria dan wanita selama aktivitas seksual digambarkan mengurangi aktivitas di amigdala, yaitu bagian otak yang mengontrol ketakutan dan kecemasan.

Pada pria, peningkatan aktivitas otak saat berhubungan seks paling banyak terjadi pada korteks somatosensory sekunder, yang menyiratkan nilai tinggi yang melekat pada sensasi fisik.

Sebaliknya, scan otak wanita hanya menunjukkan sedikit peningkatan pada aktivitas korteks somatosensory primer.

"Untuk pria, sentuhan adalah yang paling penting. Untuk wanita, itu tidak begitu penting," jelas Gert Holstege, Neuroscientist di University of Groningen, seperti dilansir Medindia.
Read More..

Perbedaan Antara Making Love & Having Sex, Pilih Mana?


Anda semua pasti sudah akrab atau mengenal yang namanya having sex dan making love. Having sex dan Making Love(ML) adalah suatu peristiwa sex yang sama, NAMUN berbeda KONTEKS nya. Anak2 muda jaman sekarang, khususnya di Indonesia sering sekali menggunakan istilah ML dalam menjelaskan suatu hubungan intim dengan pasangan, baik bukan pacaran, pacaran, atau menikah.

Apakah keduanya sama? TIDAK!
1. Having sex adalah perbuatan sex(coitus) yang dilakukan oleh kedua lawan jenis/sejenis TETAPI tanpa dasar rasa CINTA melainkan hanya perasaan TERTARIK belaka. Kedua pelaku ini melakukan sex hanya berdasarkan insting birahi. Mau tau kurang lebih rasanya seperti apa? Anda sekalian pasti pernah menonton BLUE FILM? Pernah anda merasa terpuaskan dengan dengan film-film tersebut? Itulah rasanya, puas, nyaman tetapi membuat gelisah. Entah karena perasaan bersalah, ataupun perasaan yang lain.
2. Making Love adalah suatu peristiwa seksual (coitus) yang dilakukan kedua pasangan DIDASARKAN rasa cinta. Perasaan cinta yang mendasari hubungan mereka berdua akan memberikan suatu sensasi yang luar biasa, dan jauh lebih nikmat dibandingkan dengan having sex. Perpaduan sentuhan kedua lawan jenis yang saling mencintai akan memberikan suatu efek kimiawi pada tubuh kita yang akan berdampak memberikan perasaan bahagia, tenang, damai, nyaman, dan luar biasa. Para dokter juga sepakat bahwa SEX karena cinta bisa membantu meningkatkan daya tahan tubuh seseorang. Mao tau rasanya seperti apa? Temukan cinta sejati kalian dan MENIKAHLAH! Karena sebagus apa pun BLUE FILM yg kalian tonton, tidak akan bisa menandingi itu semua.


Jadi mulai sekarang, cintailah ML dan jauhilah having sex, demi keselamatan dan kedamaian kita semua :hehe:
Read More..

Selasa, 09 Oktober 2012

9 Mitos Tentang Masturbasi

Masturbasi telah diketahui dapat menawarkan manfaat bagi kesehatan dan bahkan dapat mencegah kanker prostat pada pria. Tetapi masturbasi masih dianggap tabu di kalangan masyarakat karena percaya terhadap berbagai mitos yang beredar tentang masturbasi.

Masturbasi yang dapat bermanfaat bagi kesehatan adalah jenis masturbasi sehat, yang dalam prakteknya tidak berpengaruh terhadap kehidupan sehari-hari, misal pekerjaan, hubungan dengan pasangan, dan kondisi mental seseorang hingga menyebabkan kecanduan atau gangguan seksual lainnya.

Seperti dilansir empowher, Selasa (9/10/2012) berikut 9 mitos seputar masturbasi yang banyak dipercayai:



Mitos 1: Masturbasi hanya untuk remaja
Kebanyakan orang mempercayai bahwa masturbasi hanya dilakukan oleh remaja yang belum menikah dan tidak dapat menyalurkan hasrat seksualnya.

Tetapi sebenarnya masturbasi adalah kegiatan seksual seumur hidup yang dapat dilakukan oleh siapa saja pada usia berapapun. Survei menunjukkan bahwa sekitar 70-95 persen pria maupun wanita dewasa melakukan masturbasi.

Mitos 2: Masturbasi menyebabkan kebutaan, jerawat, rambut rontok, kelelahan kronis, telapak tangan berbulu atau kanker.
Hal ini tidak benar, bahkan dokter menyatakan masturbasi memiliki manfaat medis seperti meringankan stres, insomnia, sakit kepala, dan kram menstruasi.

Mitos 3: Masturbasi tidak banyak memberikan manfaat dibanding seks yang sebenarnya
Ketika orang melakukan masturbasi, dirinya dapat benar-benar terangsang dan dapat pula mengakibatkan orgasme. Dari perspektif kesehatan, masturbasi dapat memberikan manfaat nyata seperti melakukan seks.

Mitos 4: Orang-orang yang sudah menikah tidak perlu masturbasi
WebMD melaporkan bahwa orang yang telah menikah justru lebih sering melakukan masturbasi daripada orang yang masih sendiri. Hal ini mungkin ditemukan pada kasus suami istri yang tinggal berjauhan atau orang yang ingin meningkatkan kemampuan hubungan seks dengan pasangan dan melakukan masturbasi sebagai latihan.

Mitos 5: Pria harus masturbasi, wanita tidak
Sementara statistik memang menunjukkan bahwa masturbasi kebanyakan dilakukan oleh pria dibanding wanita. Tetapi salah jika ada anggapan bahwa untuk memenuhi kebutuhan biologisnya, pria diharuskan untuk masturbasi.

Baik pria maupun wanita sama-sama memiliki nafsu biologis dan masturbasi adalah pilihan masing-masing orang, sehingga tidak ada aturan bahwa pria harus masturbasi sedangkan wanita tidak boleh melakukannya.

Mitos 6: Masturbasi memperburuk seks yang sebenarnya
Hal ini salah, karena para ahli percaya bahwa masturbasi dapat membantu membuat seks menjadi lebih baik dan bukannya lebih buruk. Dengan masturbasi, Anda dapat menemukan sendiri titik-titik pada tubuh yang lebih sensitif terhadap rangsangan dan katakanlah pada pasangan Anda agar dapat mewujudkan seks yang lebih baik hingga mencapai orgasme.

Mitos 7: Masturbasi hanya dilakukan oleh orang yang mengalami gangguan psikologis
Masturbasi bukan hanya dilakukan oleh orang yang mengalami gangguan psikologis, seperti antisosial, gemar menonton video porno, atau ketagihan seks. Tetapi orang-orang dengan psikologis yang sehat juga dapat melakukan masturbasi.

Mitos 8: Masturbasi menyebabkan penyakit menular seksual (PMS)
Mitos ini tentu keliru karena PMS hanya dapat menyebar melalui kontak dari kulit ke kulit atau transmisi cairan tubuh dari pasangan yang terinfeksi.

Mitos 9: Sering masturbasi mempengaruhi kesuburan seorang wanita atau produksi sperma pria.
Masturbasi yang sehat adalah praktik seksual yang benar-benar aman dan tidak memiliki dampak negatif pada fungsi reproduksi.
Read More..

Benarkah Ukuran Mr P Bukan Masalah Bagi Perempuan? Pikir Sekali Lagi

Kali ini pendapat pendukung Mak Erot ada benarnya. Meskipun banyak orang menegaskan ukuran penis bukan masalah untuk memuaskan pasangan, tapi kenyataanya tidak selalu demikian.

Sebuah penelitian bahkan menyatakan bahwa perempuan lebih mudah mencapai klimaks jika 'onderdil' pasangannya lebih besar.

Temuan yang dipublikasikan The Journal of Sexual Medicine menunjukkan bahwa sebagian besar perempuan yang mengalami orgasme vagina mengaku lebih mudah mencapai klimaks dengan laki-laki berpenis besar.

Penelitian juga mengungkapkan bahwa organ intim yang lebih besar lebih disukai kebanyakan perempuan.

"Kecemasan laki-laki mengenai ukuran penisnya mungkin tidak menggambarkan stereotip budaya, tapi apresiasi mengenai ukuran cukup penting bagi kebanyakan perempuan. Sama seperti halnya ketika laki-laki merasa cemas saat bersaing mengenai kecerdasan, ciri kepribadian, rasa humor, status sosial, tinggi badan, kekayaan dan sifat-sifat lain yang diketahui disukai oleh perempuan di seluruh budaya," kata Stuart Brody, psikolog di University of the West of Scotland seperti dilansir LiveScience, Selasa (9/10/2012).

Peneliti mensurvei 323 orang perempuan di sebuah universitas di Skotlandia mengenai frekuensi hubungan seksualnya pada bulan lalu, juga mengenai perilaku seksual dan orgasme yang dialami. Para peserta juga ditanya apakah panjang penis pasangan mempengaruhi kemampuannya untuk mencapai orgasme.

Hasilnya menemukan bahwa kemungkinan seorang perempuan mencapai orgasme lebih besar apabila penis pasangan lebih panjang. Selain itu, ukuran kelamin juga berkaitan dengan frekuensi orgasme yang lebih sering. Penis yang masuk kategori panjang adalah yang punya ukuran 14,7 - 15,5 cm. Ukuran tersebut lebih dapat memberikan rangsangan vagina.

Dari 160 peserta yang mengalami orgasme, sebanyak 33,8 persen di antaranya lebih suka penis yang panjangnya di atas rata-rata. Sebanyak 60 persen perempuan mengatakan bahwa ukuran penis bukanlah masalah dan 6,3 persen lainnya mengatakan bahwa penis yang panjang justru kurang menyenangkan dibanding yang pendek.

Para peneliti juga menemukan bahwa perempuan yang mengaku paling banyak mengalami orgasme cenderung menganggap penis yang lebih panjang lebih baik. Meskipun demikian, peneliti memperingatkan bahwa sampel penelitian ini terbatas pada mahasiswa Skotlandia. Hasilnya mungkin bisa berbeda pada kelompok lain.

"Hal ini mungkin disebabkan karena penis yang lebih besar dan panjang lebih mampu merangsang seluruh bagian vagina dan leher rahim," kata Brody.

Masalah ukuran alat vital seringkali merupakan masalah yang sensitif karena menyangkut kebanggaan laki-laki. Walau demikian, nampaknya pilihan perempuan tersebut bisa jadi hanyalah perkara selera. Toh kebanyakan perempuan sudah merasa bahagia jika pasangan mencintai dan memberikan perhatian sepenuh hati.
Read More..

Selasa, 18 September 2012

CARA AGAR NYAMAN MELAKUKAN FANTASI SEKS


Memiliki fantasi seksual yang liar pasti pernah terbesit di pikiran semua pasangan, namun tidak banyak yang berani mempraktekannya. Bagi Anda yang ingin melakukan eksplorasi dalam melakukan hubungan seks namun ingin tetpa terasa nyaman, pelajari dulu tips dari She Knows berikut ini.



1. Hindari Perasaan BersalahHampir semua pasangan inginkan sesuatu yang berbeda saat berhubungan seks. Tapi perasaan tidak enak dan bersalah membuat fantasi tersebut sulit diwujudkan. Untuk itu, penting sifatnya untuk membuat diri Anda nyaman dengan berbagai fantasi yang diinginkan. Namun, tetap harus pisahkan mana yang hanya sekedar fantasi, dan mana yang bisa Anda jadikan pengalaman seks.

2. Tuangkan dalam Bentuk TulisanUntuk membuat fantasi makin dekat dengan kenyataan, tuliskan hal tersebut dalam buku harian dengan detail yang Anda bayangkan. Selesai Anda menuliskannya, baca kembali uraian tersebut sebelum mendiskusikan 'gaya baru' dengan suami.

3. Dapatkan Mood yang TepatPersiapkan kencan romantis dengan suami seperti saat Anda pacaran dulu. Setelahnya, manjakan ia dengan pijatan lembut nan erotis sehingga Anda berdua mendapatkan mood yang cukup untuk membicarakan fantasi liar Anda dan mencobanya di tempat tidur.

4. MembicarakannyaKetika Anda sudah cukup lama menikah, beberapa ide gila tentang seks tidak akan merusak keharmonisan rumah tangga, dan justru membuat Anda dan pasangan lebih dekat lagi. Biarkan ia membaca tulisan mengenai fantasi seks Anda dan memilih mana yang bisa kalian coba. Pastikan Anda dan pasangan sedang dalam mood yang tepat untuk melakukannya sehingga Anda tak perlu malu menunjukkannya.

5. Buat Kotak FantasiAjukan ide untuk menulis fantasi seks terliar masing-masing dalam secarik kertas dan masukkan dalam sebuah kotak, seperti yang disarankan oleh ahli seks, Dr. Laura Berman. Baca bersama kemudian bicarakan hal itu bisa dipraktekkan atau tidak. Walaupun tidak semua fantasi bisa diwujudkan, setidaknya Anda telah membiarkan pasangan tahu apa yang ada di pikiran Anda, dan jangan terkejut jika ternyata suami justru memiliki fantasi yang lebih liar dari yang Anda punya.
Read More..

5 BUAH PEMBANGKIT GAIRAH SEKSUAL


Gairah seksual sedang menurun dan ingin mengembalikan agar gairah seksual kembali meningkat makan 5 buah ini aja agar gairah seksual meningkat. Ternyata ada lhoo beberapa buah yang bisa membangkitkan gairah seksual mau tahu buah apa aja itu simak 5 Buah Pembangkit Gairah Seksual berikut ini.



1. Jeruk
Buah yang satu merupakan buah yang paling umum dikonsumsi. Namun masih banyak yang belum tahu bahwa buah ini memiliki antioksidan yang tinggi, asam folat dan vitamin C.

Sejumlah unsur ini sangat penting untuk kesehatan reproduksi pria Selain dapat digunakan sebagai obat pembangkit hasrat, jeruk juga dapat membantu menjaga daya tahan tubuh dan mencegah berbagai macam penyakit kronis.

2. Alpukat
Buah ini mengandung banyak lemak tak jenuh sehingga baik untuk pembuluh darah dan jantung di dalam tubuh. Apapun yang menyebabkan jantung menjadi berdetak kuat pasti secara otomatis darah di dalam tubuh juga akan mengalir dengan lancar keseluruh tubuh.

Umumnya, pria yang menderita penyakit jantung memiliki risiko lebih besar untuk mengalami disfungsi ereksi.

3. Buah ara
Buah ini memang memiliki banyak sekali manfaat. Selain dapat mengatasi berbagai penyakit kronis, ara juga dapat membantu meningkatkan kesuburan. Ara memiliki serat larut dan tidak larut yang sangat penting bagi kesehatan jantung

4. Almond
Sebenarnya sudah tidak asing lagi bahwa almond merupakan makanan yang dapat meningkatkan gairah. Almond membantu meningkatkan kesuburan dan menjadi stimulan seksual.

Selain itu, almon juga merupakan makanan yang mengandung banyak mineral dan padat nutrisi yang sangat penting bagi kesehatan reproduksi dan seksual. Almond dapat menjadi obat pembangkit hasrat alami dan bernutrisi.

5. Stroberi
Buah ini merupakan makanan yang kaya akan vitamin B dan asam folat. Bagi ibu hamil, mengkonsumsi stroberi dapat mencegah risiko cacat lahir pada bayi yang dikandungnya. Selain itu, jika dikonsumsi oleh pria, buah ini dapat membantu meningkatkan kualitas sperma.
Read More..

Senin, 17 September 2012

Waktu-Waktu yang Tepat Untuk Bercinta

Dorongan seksual pada pria dan wanita dipengaruhi beberapa faktor, salah satunya adalah hormon. Hormon-hormon seks ini hanya dikeluarkan pada waktu-waktu tertentu.

Hormon testosteron yang menggugah gairah pria umumnya keluar seusai fase istirahat panjang. Sebaliknya, hormon estrogen perempuan dihasilkan seiring dengan meningkatnya aktivitas. Menurut dr Ferryal Loetan, ASC &T, Sp RM, MKes-MMR, dari klinik WIN, Kelapa Gading, beginilah jam biologis bercinta pria dan wanita.

Pagi hari pukul 05.00-08.00

Kadar hormon testosteron pria sedang tinggi-tingginya karena sudah cukup istirahat. Semangat untuk "bertempur" pun begitu membara. Itulah mengapa, kondisi terbaik bagi pria untuk bersenggama adalah pagi hari. Kalaupun istri belum on, itu bukan masalah besar. Dengan foreplay yang tiada taranya, istri pasti siap berintim-intim.

Di atas pukul 08.00-12.00

Hormon testosteron menurun seiring aktivitas pekerjaan pria yang makin tinggi di siang hari. Sebaliknya, gairah perempuan justru sedang dalam masa puncak. Hormon endorfin (hormon kesenangan) sedang tinggi-tingginya karena pada jam-jam inilah perempuan mulai beraktivitas.

Kalau tak memungkinkan untuk mengajaknya bercinta setelah beraktivitas di siang atau sore hari, kirimkan saja pesan-pesan romantis yang isinya menyiratkan ajakan bercinta. Hatinya tentu akan berbunga-bunga.

Siang hingga menjelang sore
Setelah break beraktivitas dan mendapat pasokan energi dari menu makan siangnya, mood pria bangkit kembali. Berbarengan dengan itu, cadangan energi perempuan juga masih besar. Sex after lunch akan jadi selingan yang seru bagi suami-istri.

Pukul 14.00-17.00
Bekerja kembali setelah makan siang umumnya membuat pria letih dan melupakan keinginannya untuk bercinta. Sebaliknya, pada rentang waktu ini, perempuan justru sedang mengalami titik tertinggi produksi estrogen. Kerja oke, bercinta pun ayo!

Malam hari
Saat anak-anak sudah tidur lelap, inilah waktu yang paling memungkinkan untuk bercinta. Setelah bersantai beberapa jam, kadar testosteron pria kembali meninggi. Memang, produksi hormon estrogen cenderung menurun saat beristirahat, tapi di malam hari, umumnya istri lebih romantis. Jadi, suami diharapkan lebih aktif melancarkan sinyal ajakan bercinta.
Read More..

Posisi 'Woman on Top'

Sebagian orang menganggap posisi ini tidak wajar karena berdasarkan anggapan masa lalu wanita seharusnya bersikap lebih pasif. Tentu saja anggapan itu sudah tidak berlaku lagi karena wanita masa kini merasa berhak juga untuk mengekspresikan perilaku seksualnya sesuai dengan keinginannya. Posisi 'Woman-on-Top' adalah posisi wanita di atas pria.

Kelebihan:
  1. Wanita lebih bebas menggerakkan tubuhnya sehingga dapat menerima rangsangan yang efektif dari gesekan penis terhadap klitoris atau G spot. Di samping itu kedalaman penis dapat diatur
  2. Pria dapat memperlambat terjadinya orgasme
  3. Tangan pria bebas sehingga dapat memberikan rangsangan pada bagian tubuh wanita yang peka rangsangan seksual
  4. Sangat baik bila pihak wanita ukuran tubuhnya jauh lebih kecil daripada pasangannya.

Kekurangan:
  1. Karena pria kurang dapat mengontrol gerakan, penis mudah tergelincir keluar
  2. Tidak baik untuk tujuan menghasilkan kehamilan
  3. Juga tidak baik untuk wanita hamil
  4. Gerakan pria yang terbatas mungkin dapat mengurangi gairah seksualnya.
Read More..

Posisi Missionary (Man on Top)

 Posisi hubungan seksual 'Man on Top' (missionary position) adalah posisi yang paling umum dilakukan oleh suami istri, di mana posisi pria di atas dan wanita di bawah.

Dinamakan Missionary Position terkait dengan sejarah penduduk kepulauan Polynesian yang mempunyai budaya seksualitas tentang hubungan seksual dengan berbagai posisi. Pada era penjajahan kolonialis Eropa, kaum Missionaris Nasrani hanya membolehkan posisi hubungan seksual yang beradab adalah pria di atas dan wanita di bawah. Maka sejak itu posisi ini dinamakan 'Missionary Position'.

Kelebihan:
  1. Hubungan seksual dapat disertai ciuman sehingga hubungan intim dapat lebih mesra.
  2. Penis lebih mudah masuk ke dalam vagina
  3. Penis dapat tetap di pertahankan di dalam vagina ketika terjadi orgasme dan ejakulasi
  4. Lebih mudah menghasilkan pembuahan untuk terjadinya kehamilan.

Kekurangan:
  1. Gerakan wanita kurang bebas, hingga partisipasi aktifnya kurang
  2. Bagi wanita mungkin kurang terasa nyaman karena penis masuk terlalu dalam
  3. Bagi pria sering terasa terlalu merangsang hingga cepat mencapai orgasme, sementara pasangannya belum apa-apa
  4. Tidak dianjurkan bagi wanita yang hamil besar.

Read More..

2 dari 5 Wanita Tak Pakai Kontrasepsi Karena Yakin Nggak Bakal Hamil

Baru-baru ini sebuah perusahaan pembuat kontrasepsi, Teva Women's Heath menggelar survei terbaru tentang penggunaan kontrasepsi di AS. Survei ini melibatkan 1.000 wanita berusia 18-49 tahun yang ditanyai tentang pilihan dan pengetahuan responden tentang kontrasepsi.

Secara mengejutkan hasil survei ini menunjukkan bahwa dua dari 5 wanita usia subur di AS tak menggunakan kontrasepsi sebulan sebelum mereka terlibat dalam survei ini.

Alasan utamanya adalah mereka mengira dirinya sedang tidak subur atau sedang tidak aktif melakukan hubungan seksual. Tapi sebagian responden mengaku sengaja mengambil risiko kehamilan yang tidak diinginkan.

"Kami terkejut karena menemukan banyak wanita yang tak menggunakan kontrasepsi. Kalaupun ada yang pakai, mereka seringkali tak bisa menggunakannya dengan benar," ungkap peneliti Jennifer Wider, MD dari Society for Women's Health Research yang berbasis di Washington DC seperti dilansir dari WebMD, Senin (17/9/2012).

Salah satunya, sejumlah responden mengaku bingung dengan masa efektif IUD, padahal diantaranya adalah pengguna IUD. Bahkan 1 dari 3 wanita mengatakan IUD dapat bertahan kurang dari lima tahun, padahal sebenarnya IUD dapat bertahan hingga 5-10 tahun.

Polling ini juga mengungkap fakta lain yaitu:
- 43 persen wanita yang pernah hamil sebelumnya mengaku setidaknya pernah mengalami satu atau lebih kehamilan yang tak disengaja atau tidak diinginkan
- 50 persen wanita mengaku setidaknya satu dari kehamilan yang dialaminya diakibatkan oleh kegagalan kontrasepsi seperti kondom yang rusak
- 1 dari 10 wanita pernah mengalami kegagalan kontrasepsi pada tahun-tahun sebelumnya

"Banyak wanita yang tak sepenuhnya memahami risiko kehamilan mereka. Jika kondisinya seperti itu, harusnya mereka lebih proaktif dan berkonsultasi dengan dokter minimal setahun sekali, termasuk dalam hal mendiskusikan pilihan kontrasepsinya," ujar Wider.

Menanggap hal itu, pakar kesehatan wanita, Dominica Moore, MD yang juga anggota Society for Women's Health Research menyatakan, "Survei ini menunjukkan bahwa edukasi tentang kontrasepsi dasar masih sangatlah diperlukan bagi wanita dari segala usia."

Hanya karena seorang wanita tak pernah hamil secara alami bukan berarti dia tak bisa hamil sama sekali.

"Peluang kehamilan itu sama halnya dengan pasar saham. Performa di masa lalu tak mampu memprediksi performa di masa depan. Yang diperlukan hanyalah satu sel telur, satu sperma dan satu waktu. Disinilah letak peranan kontrasepsi yaitu untuk mengendalikan angka kelahiran karena pada dasarnya angka kejadian kehamilan yang tidak diinginkan pada wanita berusia 40-an itu sebenarnya sama tingginya dengan yang terjadi pada remaja," kata Moore.

Peneliti pun menekankan kehamilan itu bukan semata tanggung jawab wanita saja tapi juga pasangannya sehingga para pria harus ikut memilih kontrasepsi untuk pasangannya, termasuk memilih dan menggunakan kontrasepsi untuk dirinya sendiri.
Read More..

Wanita Tak Tahu dan Tak Mau Ngaku Kalau Sedang Bergairah

Bukan rahasia lagi bahwa wanita memiliki dorongan seks yang lebih rendah dibandingkan pria. Ternyata penyebabnya adalah karena para wanita tidak terbuka terhadap gairah dan respons rangsangan seksualnya. Bahkan wanita juga memiliki rasa bersalah apabila terangsang secara seksual.

Dalam sebuah laporan yang dimuat jurnalArchives of Sexual Behavior, peneliti menemukan bahwa wanita tidak menyadari ketika dirinya terangsang. Ketika tubuhnya ternyata merespons secara fisik terhadap rangsangan tersebut, kebanyakan wanita tetap tidak menyadarinya.

Penelitian yang dilakukan Chivers Meredith dari Queen's University di Kingston ini berlangsung selama hampir 40 tahun dengan cara mengamati 132 penelitian pada tahun 1969 hingga 2007. Meredith juga mengukur respons fisik dan mental peserta yang terdiri dari 2.500 orang wanita dan 1.900 orang pria.

Peserta diminta menunjukkan seberapa besarkah perasaan terangsang selama atau setelah terkena berbagai rangsangan seksual. Peneliti mengukur respons fisiologis ketika menanggapi rangsangan seksual dengan menggunakan beberapa metode yang berbeda, misalnya perubahan ereksi penis untuk pria dan perubahan aliran darah pada vagina wanita.

"Wanita seringkali menahan gairah seksualnya. Keengganan dalam merespons rangsangan seks berkaitan dengan meningkatnya rasa bersalah pada wanita untuk mengakui perasaan terangsang secara seksual," kata Meredith seperti dilansir Mid-Day, Senin (17/9/2012).

Masalah ini agaknya telah menjadi norma yang tanpa disadari telah disepakati oleh para wanita pada umumnya. Akibatnya, kebanyakan wanita memiliki kehidupan seks yang kurang memuaskan. Penelitian ini juga menjelaskan bahwa berbeda dengan wanita, pria amat jarang mengalami hal seperti ini.

Penelitian ini juga menegaskan bahwa respons pada organ kelamin wanita tidak selaras dengan pikirannya. Sedangkan pada pria, respons dari tubuh dan pikirannya lebih selaras. Peneliti menjelaskan bahwa respons seksual manusia merupakan kombinasi yang dinamis antara proses kognitif, emosional dan proses fisiologis.
Read More..

Keyakinan Pria yang Salah Soal Fakta Bercinta

Persoalan tentang seks tidak mudah dan kadang dapat menjadi rumit jika Anda tidak benar-benar mengetahui kebenarannya. Kebanyakan pria keliru dalam meyakini berbagai persoalan tentang seks yang mungkin dapat mengganggu kehidupan seksualnya.

Seperti dilansir msn, Senin (17/9/2012), berikut kekeliruan soal seks yang seringkali diyakini oleh pria:

1. Pria menginginkan lebih banyak seks daripada wanita

Meskipun frekuensi wanita dalam memikirkan seks tidak sebanyak pria, tetapi salah jika pria berpikir bahwa hanya dirinya saja yang menginginkan lebih banyak seks. Wanita juga dapat menginginkan lebih banyak seks pada waktu tertentu sesuai fluktuasi hormon dan suasana yang mendukung.

2. Ukuran merupakan hal yang penting

Banyak pria beranggapan bahwa ukuran penis dapat menunjukkan seberapa hebat dirinya dalam bercinta. Tetapi hal tersebut tidak benar, kenikmatan dan kepuasan dalam berhubungan seks tidak dilihat dari ukuran alat kelamin. Kepuasaan dapat tercipta jika masing-masing pasangan dapat menikmati aktivitas seks itu sendiri.

3. Viagra dapat mengatasi semua masalah di kamar tidur

Viagra bukan obat ajaib yang dapat menyelesaikan berbagai masalah di kamar tidur. Obat ini hanya diperuntukkan oleh pria yang benar-benar memiliki masalah disfungsi ereksi saja. Penggunaan viagra dengan alasan untuk meningkatkan vitalitas dapat menempatkan pria terhadap masalah yang terkait risiko disfungsi seksual.

4. Oral seks aman dilakukan

Kebanyakan orang berpikir bahwa oral seks aman dilakukan dan tidak dapat menularkan penyakit menular seksual. Tetapi berbagai penelitian telah menyatakan bahwa oral seks yang tidak dilakukan dengan bersih dapat meningkatkan risiko kanker mulut dan tenggorokan.

5. Ejakulasi dini hanya dapat terjadi pada pria muda yang kurang pengalaman

Ejakulasi dini memang biasa terjadi pada pria muda yang baru pertama kali mencapai kematangan seksual dan belum memiliki banyak pengalaman soal seks. Tetapi pria yang lebih tua pun dapat mengalami ejakulasi dini, yang seringkali disebabkan karena stres.

Bahkan seorang pria memiliki kemungkinan mengalami ejakulasi dini sebanyak 30 persen sepanjang hidupnya. Kabar baiknya adalah bahwa kondisi ini merupakan masalah fisik atau medis biasa yang pada sebagian besar penderitanya hanya bersifat sementara.
Read More..

Minggu, 16 September 2012

Cara Unik Wanita Saat Melakukan Masturbasi



cara wanita masturbasiSebenarnya Masturbasi atau onani juga dilakukan oleh wanita. Masturbasi adalah perilaku seks instant yang wajar dan dilakukan orang untuk mencapai kenikmatan seks akan tetapi sedikit menyimpang.

Fakta lucu dari 
cara wanita masturbasi dilakukan dengan berbagai cara. Wanita biasanya melakukan masturbasi dengan menggunakan jari tangan dan merangsang daerah sensitifnya untuk masturbasi.

Akan tetapi, selain cara konvensional itu beberapa fakta unik dilakukan oleh seorang wanita untuk masturbasi. Cara-cara ini diyakini cukup beresiko akan membuat organ seks wanita menjadi terganggu.

Nah, silahkan lihat beberapa fakta lucu cara wanita masturbasi seperti yang dikutip dari boldsky beberapa waktu yang lalu:

Sayuran
Mengejutkan memang, tapi banyak wanita menggunakan beberapa sayuran seperti mentimun, terung, wortel atau lobak hijau. Sayuran ini terlihat seperti Mr P yang siap dimainkan.

Pisang
Anda pasti melihat wanita makan pisang dengan sensual. Buah untuk bercinta ini juga digunakan wanita untuk masturbasi. Bentuk dan ukurannya menggairahkan wanita dan membuat masturbasi dengan mudah dan menyenangkan. Biasanya, wanita menggunakan pisang yang belum matang.

Lilin
Ini sedikit keras dan sulit dilakukan. Karenanya, wanita memilih lilin tebal berbentuk bulat dan menggunakan kondom untuk mastubasi. Hal ini digunakan untuk mencegah potongan lilin saat masuk ke Miss V. Cara ini memang lucu dilakukan wanita untuk mencapai hasil orgasme.

Kursi
Ya betul! Kursi dengan ujung bulat yang tampak seperti Mr P bisa digunakan wanita untuk menikmati orgasme. Pegangan kursi yang berisiko, sebenarnya dapat melukai organ sensitif wanita.

Botol anggur
Botol anggur kosong digunakan wanita untuk masturbasi dan mencapai orgasme. Ujung atas botol anggur dapat untuk penetrasi sehingga aksi masturbasi menyenangkan.

Itulah fakta unik 
cara wanita masturbasi yang secara mengejutkan didapat dari hasil survei ke beberap wanita. Nah, untuk anda para wanita yang ingin tetap menjaga kesehatan kelamin, jangan coba-coba melakukan cara diatas untuk masturbasi anda. 

[Sekian]


Wah...  Klo Di pikir-pikir mending Barang Gue Yang di masukin Iya Gak Mas Brooo ???
Read More..

Berita Populer